Minggu, 05 Januari 2020

Teroka Cappadocia

.: Welcome to The Fairy Chimneys 🌲😻 :.

Malam menggelayut sendu saat kereta metro melaju kencang mengantarkan saya menuju Istanbul Central Bus Station (Otogar). Perjalanan kali ini memang sungguh impulsif. Saya hanya mengantongi tiket pergi-pulang Jakarta-Istanbul, salinan visa elektronik, dan beberapa lembar dolar Amerika. Tanpa reservasi hotel dan tanpa tujuan yang jelas.

Tapi begitu mendarat di Istanbul tengah malam, saya memutuskan untuk segera ke terminal bus dan menuju Cappadocia. Saat melakukan perjalanan, saya kerap berjudi dengan waktu. Dan kali ini, kalau sampai tidak ada lagi bus yang berangkat malam ini juga, terpaksa saya akan bermalam di Istanbul saja. Angin dingin membuat saya terkesiap. Suhunya 12 derajat Celcius malam itu. Cukup hangat untuk cuaca yang baru lepas dari musim dingin.

Rabu, 25 Desember 2019

Pentingnya Piknik

.: Piknik Kuy. Berangkaaat 😜🌲🌴 :.

Tinggal hitungan hari, tahun 2019 akan berakhir. Rasa-rasanya waktu begitu cepat berlalu. Tahun depan sudah tahun baru. Dekade yang baru juga. Betapa kehidupan dibingkai dalam waktu dan sesekali, diabadikan dalam foto dan video. Saya mencoba melihatnya kembali pengalaman satu dekade ini melalui file foto di komputer. Ternyata banyak juga. Saya baru ingat bahwa perjalanan-perjalanan ini saya mulai tahun 2010 silam. Tepat satu dekade yang lalu.

Setelah melakukan perjalanan sejauh ini, saya merasakan banyak sekali perubahan berarti, setidaknya dalam menjalani hidup dan memandang sesuatu. Soft skill saya tentu saja bertambah. Merasakan begitu banyak hal positif, saya jadi ingin merangkumnya di sini mengapa jalan-jalan atau piknik itu penting banget dilakukan oleh setiap orang, terutama mereka-mereka yang berkutat dengan rutinitas.

Minggu, 22 Desember 2019

Demam Harry Potter

.: Let The Magic Begins :.

Setelah bagian kedua film Harry Potter dan Relikui Kematian dirilis bulan Juli 2011 silam, penantian saya selama bertahun-tahun akhirnya selesai juga. Bagi seorang Potterhead (sebutan untuk para fandom Harry Potter), masa penantian sebelum buku atau film terbaru rilis ini sungguh membuat deg-degan. Mereka akan sibuk meributkan segala kemungkinan akhir dari kisah penyihir yatim piatu melawan musuh bebuyutannya, Lord Voldemord.

Saya sendiri, selain suka membaca ulang kisah sebelumnya, membahas kisah-kisahnya dengan sesama Potterhead layaknya 'orang gila', juga suka mengumpulkan hal-hal yang berkaitan dengan Harry Potter seperti buku serinya dalam bahasa Inggris, koran serta majalah yang mengulas tentang Harry Potter, dan pernak-pernik semacam stiker, tongkat sihir, syal, dan lain-lain. Rasanya seperti menemukan 'teman main' yang mengasyikkan. Maklum, saya tumbuh dan berkembang bersama kisah ini. Jadi, begitu film terakhirnya rilis, rasa-rasanya ada sesuatu yang 'hilang' setelah masa-masa kebersamaan dari zaman SMP hingga sudah bekerja yang penuh kenangan.