| .: Sebuah Jendela Kafe di Kawasan Jalan Arab :. |
Deretan roda kereta bergerak dengan cepat. Mobil-mobil melesat. Kaki-kaki manusianya berderap dengan lincah. Jalanannya bersih. Jalurnya sungguh teratur. Negara mungil seukuran Jakarta ini tak henti-hentinya membuat kagum dunia. Tak ada sumber daya alam yang dikandung dalam perut buminya. Tak ada pula peninggalan ratusan tahun seperti candi atau artefak sejarah.
Namun begitu, setiap jengkal aset yang dimilikinya seolah memiliki presisi untuk menjadi magnet yang mampu menarik turis dari seluruh penjuru dunia untuk singgah. Singapura bisa jadi asing dengan istilah surga tersembunyi karena semua destinasinya sudah terpampang dalam brosur wisata. Tapi bukan berarti tak ada yang baru. Setiap tempat berubah. Setiap titik menyublim dalam tampilan baru yang lebih memikat. Dan hal-hal yang bisa dibilang baru (bisa jadi malah artifisial) justru menunggu untuk 'ditemukan' kembali keberadaannya.