Sabtu, 29 Februari 2020

Menjejak Konya dalam Sekejap Mata

.: Menara-Menara Mini di Museum Mevlana ๐ŸŒฟ๐Ÿ:.

Traveling tanpa rencana perjalanan yang jelas memang penuh tantangan. Saya sadar dengan konsekuensinya. Saya harus disiplin, cermat dalam mengatur waktu serta biaya, dan bisa mengambil keputusan dalam waktu singkat. Hal seperti ini sudah saya perhitungkan sejak mendarat di Istanbul dalam rangkaian #TurkeyTrip ini. 

Saat kembali ke Gรถreme Otogar dari Uchisar Castle, saya segera menuju agen tiket untuk menuju kota berikutnya. Saya dihadapkan pada dua pilihan: Selcuk atau Konya. Selcuk sudah lama ada dalam bucket list kunjungan saya karena adanya kota kuno Ephesus dan situs sejarah lainnya. Sementara itu, saya baru mendengar kota Konya pada hari terakhir di Gรถreme dalam sebuah obrolan ringan di ruang resepsionis penginapan.

Kamis, 30 Januari 2020

Sendirian di Uchisar Castle

.: Kastil Batu Karang Uchisar ๐Ÿ๐Ÿ‚ :.

Sewaktu berada di bukit belakang penginapan untuk menikmati panorama Cappadocia dengan  balon udara yang melayang-layang di langitnya, saya melihat sebongkah batu karang raksasa yang menyembul di kejauhan. Fasadnya terlihat seperti sebuah keraton. Bernuansa gelap dan terkesan misterius.

Saya bertanya kepada seorang kawan-baru dari Suriname tentang keberadaan bongkahan batu raksasa tersebut.

"That's Uchisar Castle, the highest point of Cappadocia. You should go there if you have more time. Very beautiful and magical," katanya.

Terhipnotis dengan kata magical dan kesan misterius yang ditimbulkannya, saya pun tergoda untuk mampir sebentar.  Apalagi setelah Erme, resepsionis penginapan mengompori.

Minggu, 26 Januari 2020

Malaikat Penjaga dari Cappadocia

.: Malaikat Penjaga yang Manis Sekali ๐Ÿ˜๐Ÿ• :.

Sebelum berangkat liburan ke Turki beberapa waktu lalu, saya kerap dinasihati oleh beberapa kawan.

"Kalau lo mau jogging pagi di Goreme nanti hati-hati ya. Anjingnya guedhe-gedhe. Galak lagi. Suka gonggongin orang." Begitu kata mereka.

Dulu, saya memang takut sekali dengan anjing. Lebih tepatnya, trauma. Saya sudah pernah menuliskannya di sini. Tapi, seiring dengan berjalannya waktu, saya pelan-pelan berusaha untuk bersikap biasa saja saat bertemu dengan anjing.