 |
| .: Museum Nasional, Jakarta :. |
Bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, wisata ke museum tampaknya bukan
menjadi pilihan utama liburan. Masih banyak yang beranggapan bahwa pergi
ke museum tak ubahnya malah menambah penat. Orang lebih suka pergi ke kebun binatang atau ke pantai daripada melihat
benda-benda kuno yang justru menuntut pengunjungnya untuk
mengingat-ingat dan 'mengenang' masa lalu. Sampai ada sebuah kelakar
yang mengatakan bahwa orang Indonesia itu seumur hidup pergi ke museum hanya dua kali. Yang pertama adalah
saat ada tugas sekolah dari guru dan yang kedua yaitu saat mengantar anaknya
mengerjakan tugas dari gurunya.
Sangat miris sebenarnya saat mendengar informasi tentang museum yang ada di luar negeri
dengan tiket masuk seharga sekian euro dari para turis dalam negeri, sementara mereka nihil informasi tentang
museum-museum lokal yang bisa jadi jauh lebih lengkap dan beragam koleksinya. Padahal, hidup di Indonesia seharusnya sangat termanjakan dengan tersedianya begitu banyak museum
dengan koleksi yang bermacam-macam pula. Pun juga, harga tiketnya kadang
kala sangat tidak manusiawi dibandingkan dengan apa yang dapat diperoleh jika kita bertandang di dalamnya. Bahkan ada yang tanpa dipungut
biaya. Bayangkan, rata-rata tiket masuk museum di Indonesia untuk
pengunjung dewasa 'hanya' Rp. 2.000,00 hingga Rp.5.000,00 saja. Masih
lebih mahal dibandingkan dengan, katakanlah, tarif jalan tol atau parkir
di mal. Tapi, apakah dengan begitu museum-museum di Indonesia serta
merta ramai pengunjung?